Tingkatkan Kebersihan Pasar, Kalurahan Panjatan Gelar Sosialisasi dan Praktik Pengolahan Sampah Organik di Pasar Panjatan
PANJATAN – Dalam upaya menekan volume penumpukan sampah dan mewujudkan lingkungan pasar yang bersih, sehat, serta bernilai guna, Kalurahan Panjatan menggelar kegiatan Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik di Pasar Panjatan, Kalurahan Panjatan, Kapanewon Panjatan. Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pemaparan teori, tetapi langsung dilanjutkan dengan aksi praktik bersama para pedagang dan pengelola pasar.
Langkah nyata ini diambil mengingat pasar tradisional merupakan salah satu produsen sampah organik terbesar, mulai dari sisa sayuran, buah-buahan, hingga limbah organik lainnya yang selama ini sering kali dibuang begitu saja tanpa pemilahan.
Edukasi Teori dan Solusi Masalah Sampah
Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi yang dipandu langsung oleh tim penyuluh dari BPPP. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat dari yang semula "buang sampah pada tempatnya" menjadi "pilah dan olah sampah dari sumbernya".
Pihak BPPP menjelaskan berbagai metode sederhana namun efektif yang bisa diterapkan di area pasar, seperti metode pengomposan, pembuatan cairan eco-enzyme, hingga pemanfaatan sampah organik sebagai media budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
Praktik Langsung di Lapangan
Usai menerima pembekalan materi, para peserta yang terdiri dari pedagang pasar, pengelola pasar, serta pamong Kalurahan Panjatan langsung diajak menuju area praktik. Dengan memanfaatkan limbah sayur dan buah yang dikumpulkan langsung dari lapak-lapak pedagang pagi itu, tim BPPP memandu jalannya simulasi pengolahan.
Para pedagang diajarkan secara runut mulai dari proses pencacahan sampah organik, pencampuran bahan dekomposer (pengurai), hingga teknik pengaturan kelembaban agar proses pembusukan tidak menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas pasar.
Pihak Pemerintah Kalurahan Panjatan menyambut baik inisiatif dari BPPP ini. Program ini diharapkan dapat menjadi titik balik pengelolaan sampah di Pasar Panjatan, sehingga lingkungan pasar menjadi lebih nyaman bagi penjual maupun pembeli, sekaligus mengurangi beban sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Melalui sinergi antara BPPP, pengelola pasar, dan para pedagang, Kalurahan Panjatan berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program ini agar praktik pengolahan sampah organik dapat menjadi kebiasaan baru yang melembaga di lingkungan pasar.